Feeds:
Posts
Comments

kupu-kupu

juz want to share, mungkin udah agak usang or basi :)

forwardan di imel berjudul KuPu KuPu

Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu.

Suatu hari lubang kecil muncul dari kepompong. Orang itu duduk dan mengamati selama beberapa jam bagaimana si kupu-kupu berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan.

Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi. Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya, dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu.

Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya.

Ternyata, Kupu-kupu itu mempunyai tubuh yang gembung dan kecil, dan sayapnya mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yg mungkin akan berkembang dalam waktu.

Ternyata Semuanya tak pernah terjadi. kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut.

Dia tidak pernah bisa terbang.

Kebaikan dan ketergesaan orang tersebut merupakan akibat dari ketidak mengertiannya bahwa kepompong yg menghambat, dan perjuangan yg dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu berpindah ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga sayapnya menjadi kuat, dan siap terbang begitu memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut. Kadang-kadang pejuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita.

Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yg semestinya kita mampu.

Kita mungkin tidak pernah dapat terbang.

Saya memohon Kekuatan ….. Dan Tuhan memberi saya Kesulitan-kesulitan untuk membuat saya kuat

Saya memohon Kebijakan … Dan Tuhan memberi saya persoalan untuk diselesaikan.

Saya memohon Kemakmuran …. Dan Tuhan memberi saya Otak dan Tenaga untuk bekerja.

Saya memohon Keteguhan hati … Dan Tuhan memberi saya Bahaya untuk diatasi.

Saya memohon Cinta dan Kasih sayang…. Dan Tuhan memberi saya orang-orang bermasalah untuk ditolong.

Saya memohon Kemurahan/kebaikan hati…. Dan Tuhan memberi saya kesempatan-kesempatan dan tantangan untuk diatasi.

Saya tidak memperoleh yg saya inginkan……. Tetapi … Saya mendapatkan segala yang saya butuhkan.

God Bless You teman-teman…

aneh, unik or edan?

“be ur self “

itu adalah slogan yang sering banget kita denger di tv, majalah, koran dan rasa-rasanya semua orang fasih bener ngomongnya.

jadilah diri sendiri….

diri sendiri kayak apa?

yang baik-baik pastinya….

so, kalo ada orang yang berbuat jahat dengan alasan “ya inilah diri gw sendiri”, tuh orang pastinya ga lulus tes kejiwaan.

buat gw sendiri, mengejahwantahkan slogan diatas cukup sulit. Karena kadang begitu banyak pengaruh yang bisa “mengganggu” untuk menjadi diri kita sendiri. Pengaruh keluarga, lingkungan bahkan media massa.

Menjadi beda dari yang lain adalah salah satu prinsip hidup gw. Lagi-lagi dalam artian positif. Nyentrik? or seperti judul diatas? aneh, unik atau bahkan edan menjadi kesan yang sering ditangkap oleh orang-orang yang baru mengenal.

Tapi percaya deh, gw ngga senyentrik (alm) mbah surip dengan rasta style nya, or budi anduk dengan kribonya atau bahkan (alm) jacko dengan gayanya yang khas itu.

Beda itu biasa. Malah gw setuju banget dengan mereka yang menganggap perbedaan itulah yang membuat hidup ini indah.

Ga percaya? bayangkan semua manusia didunia ini cowo semua, dengan bentuk muka dan warna kulit dan ukuran yang sama.

ga seru kan? *emang pelem?*

percaya deh semua yang beda itu akan menjadi spesial. At least akan lebih berkesan dan tertancap diingatan.

Terus terang gw ga tau mo nulis apa *maklum nulis ini dah jam 1 pagi lewat*

intinya jangan pernah takut berbeda. Jalani prinsipmu kawan, dan hadapi semua konsekuensi pilihan mu (yang berbeda itu).

Salam langit biru

air, batu dan kali

suatu ketika aku dan temen-temen bermain-main kesebuah kali (sungai kecil) disebuah desa.

kali itu cukup besar dan berbatu-batu. Karena pemandangan diseberang kami tertarik untung menyeberanginya, dan kami harus melompati batu-batu yang ada disepanjang kali itu.

Mulai dari batu-batu yang kecil sampai batu-batu berukuran besar.

Langkah-langkah dan lompatan yang harus kami lakukan kadang lompatan kecil, kadang lompatan dengan langkah besar. Lompatan yang aman, dan beberapa lompatan yang berbahaya karena batu yang licin oleh air dan lumut.

Tidak itu saja, untuk melangkah maju, kami beberapa kali harus melompat ke batu dibelakang kami alias mundur untuk mendapatkan pijakan yang lebih baik dan aman. Dari pada kami harus memaksakan selalu melangkah kedepan namun dengan resiko terantuk dan terpeleset.

Namun demikian, akhirnya aku dan teman-temanku dapat melalui kali tersebut.

Setelah perjalanan tersebut, aku berpikir bahwa hidup pun demikian.

Seperti menyeberangi kali tadi dengan batu-batu kecil, besar, licin, berlumut dan arus yang menantang. Terkadang kita harus melewati lompatan kecil. Lompatan besar dalam karir, studi, keluarga. Dengan riak arus, dan tantangan-tantangan yang menghambat perjalanan hidup kita. Bahkan untuk maju lebih jauh, kita pun terkadang harus bersikap bijak, dengan memilih langkah terbaik. Walaupun mungkin saja kita harus mundur sejenak dan mengalah untuk kemudian kembali maju dan meraih apa yang ada didepan kita.

Ahhh…. memang alam sungguh mengajarkan begitu banyak pelajaran dalam hidup.

Melalui batu, kali dan air saja pelajaran yang kudapat begitu berharga.

Salam langit biru.

siang ini…

dalam sebuah obrolan dengan seorang teman

dia mem”forward” fb’ note dari seorang temannya yang salah satu bagian kalimatnya adalah kalimat judul diatas “kita bermula dari bukan siapa-siapa”

bukkkkkkkkk……

bagaikan pukulan seorang chris john yang telak menghantam…

dan aku cuma bisa terperangah membaca kalimat itu dan merasa “KO”

Oh my God…

lahir dengan hanya sosok yang telanjang, tanpa membawa apa-apa ke dunia ini bahkan dengan tangisan dan fisik yang rentan.

bukankah begitu gambaran ketika seorang bayi dilahirkan?

jadi jika sekarang kita adalah orang yang (merasa) sukses, dan (merasa) memiliki segalanya, kita harus ingat bahwa kita bermula dari bukan siapa-siapa. Tak perlu angkuh, sombong, dan tinggi hati (sama semua ya? :D )

Dan juga bila saat ini kita merasa rendah, gagal dan lemah, ingatlah ketika waktu bayi pun kita lemah. Tetapi bukan berarti kita tidak dapat melaluinya kan? buktinya kita dapat bertahan sampai sekarang.

Dan itu semua berkat kasihNya…

Thanks God untuk pelajaran siang ini

happiness

juz want to share this story
taken from mailing list

One day, the young lion asked his mom: “Mom, where is the happiness?”
Mom replied: “It’s on your tail.”
So the young lion keeps on chasing after his tail. But after a whole day of trying, he failed to get the happiness that was on his tail.
Then he told his mom about this, his mom smiled and said: “Son, you don’t really need to chase after your happiness, as long as you keep going and moving forward, your happiness will always be with you.”

watta great lesson
:)

cheers, langit biru.

polisi tidur

eitssss…judul diatas ini maksudnya bukan pak polisi or bu polwan yang sedang tidur lohh :D

polisi tidur ini bagian jalan yang berfungsi untuk mengurangi kecepatan kendaraan. biasanya ditemukan di komplek perumahan. Fungsinya untuk menjaga agar pengguna kendaraan tidak memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. sehingga keamanan penghuni komplek dan pengguna jalan tersebut tetap terjaga.

ada yang menyebut jeglegan, or dalam bahasa inggrisnya adalah speedbump (kalo ga salah lohh :D )

dalam kehidupan ini, kerap kali kita menemukan polisi tidur tanpa kita sadari ataupun kita sadari. masalah, kendala, tantangan, atau hambatan adalah polisi tidur tersebut.

ketika berkendara dan kemudian menemukan polisi tidur, kita harus mengurangi kecepatan, memperhatikan tanda-tanda/petunjuk, melihat kondisi jalan dan sekeliling dan tetap waspada ketika melewati polisi tidur tersebut.

sering kali ketika kita merasakan bahwa ketika roda kehidupan berjalan lancar dan dalam “kecepatan” yang kita inginkan, kita diingatkan dan dihadapkan pada masalah dan tantangan. Diingatkan untuk lebih waspada, lebih hati-hati dan memperhatikan petunjuk dari sang Kuasa si empunya hidup. Sampai kita melewati semuanya dan kembali berjalan lancar.

Ingatlah jangan sampai terlambat menyadari bahwa ada polisi tidur yang dapat membahayakan kendaraan kita. Bayangkan ketika kita memacu kendaraan dengan kecepatan yang cukup tinggi dan kemudian kita tak menyadari bahwa ada polisi tidur dihadapan kita, maka kemungkinan yang terjadi selanjutnya adalah kecelakaan.

Demikian pula dalam hidup, jangan sampai kita mengacuhkan petunjuk-petunjuk yang DIA berikan agar kita tetap berada dalam jalur dan jalan yang semestinya hingga kita bisa melewati masalah, tantangan dan apapun dalam kehidupan kita tanpa celaka oleh semuanya itu.

Salam langit biru.

kecil tapi besar

*paan tuh? kecil tapi besar?

*kecil ya kecil aja en kalo besar ya ga mungkin kecil lah…

Tapi tunggu dulu… sabar…sabar

Maksudku kecil itu adalah perbuatan yang simpel, sederhana ga membutuhkan energi atau dana besar tetapi besar artinya.

*ngomongin apaan sih?

Im talkin bout our earth. Bumi yang udah tua ini. Bumi yang semakin keriput, loyo, keropos dan semakin memprihatinkan.

Pemanasan global, longsor, banjir, dan banyak lagi fenomena alam yang semakin sering terjadi belakangan ini adalah “andil” manusia di muka bumi ini.

Pasti dah tau donk kalau menebang pohon sembarangan bisa menyebabkan rusaknya alam, membuang sampah sembarangan menggangu aliran air dan akhirnya banjir. Serta masih banyak lagi efek-efek negatif akibat ulah kita sendiri.

Sebenarnya banyak sekali hal yang tadi diatas kubilang kecil namun sangat bermanfaat buat bumi kita tercinta ini.

- membuang sampah pada tempatnya
- 1 orang menanam 1 pohon
- tidak menyianyiakan air (mematikan air keran jika tak terpakai)
- menghemat listrik (mematikan lampu yang tak berguna, mencabut charger hp ketika tak terpakai, menggunakan 1 tv saja dalam 1 rumah jika memungkinkan, dll)
- menghemat penggunaan kertas
- menghemat pengunaan plastik yang merusak ekosistem
- dan banyak lagi hal-hal simpel yang sebenarnya sangat berefek positif yang luar biasa untuk menjaga bumi ini

tidak dibutuhkan dana besar, tenaga yang banyak. Hanya kepedulian dan rasa sensitif untuk melihat, dan merasakan disekeliling kita demi menyelamatkan bumi ini.

Kalau bukan kita, siapalagi?

Save our earth…

salam langit biru

Her

Her maksudnya disini bukan kata ganti “she”

masih inget gak zaman skolaan or kuliahan dulu? kalo ujian trus nilainya jelek, trs beberapa guru/dosen yang berbaik hati dan memberi kesempatan untuk memperbaiki nilai. Nah kan biasanya disebut her (bener ga ya nulisnya?). Mungkin sekarang istilahnya lebih keren. Remedy or remedial.

kesempatan kedua

Ada yang bilang kesempatan ngga dateng dua kali. Artinya kesempatan kedua itu biasanya hampir jarang terjadi. Bahkan mustahil.

Sebenarnya dalam hidup ini, pada beberapa kesempatan kita sering kali mendapat kesempatan kedua atau bahkan ketiga dan seterusnya. Hari ini kita menghadapi suatu peristiwa dan kemudian besok atau lusa menghadapi peristiwa yang sama.

Ibarat ujian jaman dulu, kita dikasih her untuk memperbaiki kesalahan yang pernah kita buat. Tidak jarang sebagai manusia yang tak sempurna, kita melewatkan kesempatan itu. Bisa karena tidak sadar kalo kita diberi kesempatan kedua. Atau kalaupun kita sadar, biasanya kita tidak (atau lupa) belajar dari kesempatan pertama. Dan lebih parahnya malah kadang kita tak perduli dengan kesempatan tersebut.

Hidup adalah pembelajaran. Kesalahan merupakan bagian dari pembelajaran. Kalo ngga tau yang salah, ga akan tau juga mana yang benar kan?

So, mari belajar agar sukses pada kesempatan kedua. Dan jika gagal, jangan lewatkan kesempatan pertama untuk belajar sehingga kita mempersiapkan yang terbaik jika ada “her”.

Salam langit biru.

judulnya apa ya?

Belakangan ini, di layar kaca kita bertubi-tubi dihadirkan berita yang memuat 2 sosok yang menjadi Hot news.

Manohara dan Prita.

2 Orang perempuan yang memiliki kasus berbeda. Manohara dengan kasus pelecehan, penyekapan, penculikan dan pertikaian dengan seorang Tengku dari negara jiran.

Sedangkan Tokoh satunya lagi adalah prita. Ibu 2 orang anak yang berperkara dengan sebuah RS Internasional di Tangerang.

Dari 2 kasus yang berbeda tersebut ada 1 hal yang menarik.

Yaitu simpati massa akan kedua orang tersebut. Simpati dan empati yang terbangun dengan sangat luar biasa. Dan simpati itu didapat dari peran besar media yang membentuk opini masyarakat/publik.

Sering kali terjadi (jika tidak mau dikatakan selalu) pada masyarakat kita, ketika sebuah peristiwa terjadi dan kemudian informasi tersebut kita terima, kita langsung saja mempercayainya. Kedekatan dengan sosok yang memberikan informasi ataupun pelaku menjadi “pegangan” awal bahwa kita mempercayainya.

Sejak pertama kali kasus manohara diungkap, semua orang langsung menghujat kerajaan di kelantan sana. Karena masyarakat (mayoritas) telah langsung percaya dengan berita  yang hadir di semua media. Walaupun jujur saja berita itu tidak berimbang. Berita hanya dari 1 sisi tidak dapat dikatakan fair bukan?

Begitu pula pada kasus bu prita. Lebih dari seratus ribu fesbuker bergabung dengan “cause” dukung bu prita. Mendukung sah-sah saja. Tetapi apakah semua yang telah bergabung dengan cause tadi telah mengerti kasus yang sebenarnya. Bahkan apakah telah mengetahui dan pernah membaca apa sebenarnya isi dari e-mail “curhat” bu prita?

Berpikiran terbuka, jernih dan adil menjadi (sangat) sulit dilakukan. Semua menjadi gelap mata. Langsung menyalahkan, menghujat dan memprovokasi.

Terus terang saya ada dipihak bu prita, ketika bu prita (konsumen) dirugikan maka saya pun akan menolak semua reaksi negatif dari RS, kepolisian bahkan kejaksaan( penuntutan, sampai penangkapan). Saya pun mendukung manohara untuk lari dari suaminya jika benar terjadi semua apa yang diungkapkan olehnya dan sang ibu.

JIKA!!

yeap hanya JIKA itu semua benar. Dan kita sama sekali tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Yang kita tahu hanya apa yang media ingin kita tahu.

sekali lagi.. ketika kita memutuskan akan “memihak” seseorang atau suatu pihak berdasarkan info yang HANYA didapat dari media, maka lebih baik kita hanya bersimpati saja. Tak perlu menghujat, memaki dan bersikap seolah kita adalah “hakim”.

karna kita tidak (atau belum) tahu yang sesungguhnya terjadi.

Tapi saya tahu mempercayai sesuatu adalah hak masing-masing insan.

Marilah kita belajar bijak dalam merespon.

Salam langit biru.

Meraih Mimpi

Meraih Mimpi

mari berlari meraih mimpi
menggapai langit yang tinggi
jalani hari dengan berani
tegaskan suara hati

kuatkan diri dan janganlah kau ragu
tak kan ada yang hentikan langkahmu

Reff : ya..ya..kita kan terus berlari
ya..ya..tak kan berhenti di sini
ya..ya..larilah meraih mimpi
ya..ya..hingga nafas tlah berhenti

ku akan bertahan
hadapi rintangan
perlahan-lahan dan menang
jalani hari dengan berani
tegaskan suara hati

kuatkan diri dan janganlah kau ragu
tak kan ada yang hentikan langkahmu

tak ada yang tak mungkin’
bila kita yakin
pastilah engkau dapati

***

itu adalah lirik lagu dari J Rocks berjudul meraih mimpi

lagu yang selalu bisa menyemangati gue

buat yangbelum pernah denger

bisa diunduh disini

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.